[Review] Foto dari Smartfren Andromax E2


IMG_20160323_120456
Langit Jakarta saat cerah dari Kebayoran Lama

Sudah hampir seminggu ini saya ‘ngulik’ hape dibawah satu jutaan Smartfren Andromax E2. Andromax E2 ini seri lanjutan dari Andromax Es dan Ec. Salah satu keunggulan Andromax E2 dibandingkan generasi sebelumnya adalah kapasitas baterai yang lebih besar 2000 mAh. Sedangkan pendahulunya 1500 mAh. Jadi bisa lebih lama online kan?

 

Selain itu salah satu keunggulan Andromax E2 adalah dengan harga yang sangat terjangkau, tapi udah ada fitur VoLTE. Apa sih VoLTE? VoLTE itu fasilitas telponan dengan kualitas bening banget serasa kita lagi ngobrol berdua di cafe. Meskipun kondisi sekitarnya ramai, tapi keakraban dan keintiman berbicara tetap bisa dirasakan dengan kecanggihan dan kebeningan suara dari fitur terbaru Smartfren VoLTE.

Sebagai permulaan saya mau nunjukkin aja foto-foto yang dihasilkan oleh Andromax E2. Dengan kekuatan kamera depan 5 MP AF BSI Sensor with Flash. Biarkan fotonya aja yang berbicara yah.

HDR mode

HDR mode ini diambil dengan saat siang hari. Karena memerlukan waktu lebih lama dibandingkan mode auto atau manual. Usahakan saat mengambil foto dengan fitur HDR ini tangan tidak banyak bergerak. Agar hasil fotonya tidak blur. Hasil HDR Andromx E2 ini cukup lumayan. Saya memadukan tiga aspek di foto ini. Langit, gedung pencakar langit dan rumah-rumah dibawahnya.

Makro Mode

Obyek yang saya gunakan disini sebuah mainan anak-anak dan bunya liar di halaman rumah. Untuk kura-kura ninja, pencahayaan alami dari sinar matahari sedangkan lego dengan background putih dengan pencahayaan lampu rumah biasa. Pasti ada perbedaan kan?

Ini jarak paling dekat yang bisa saya ambil. Jika semakin dekat lagi tidak bisa mendapatkan fokus yang sempurna. Namun dari hasilnya bisa dilihat sendiri, Andromax E2 cukup worth it buat foto makro sederhana seperti ini. Dengan harga dibawah satu jutaan, kalian sudah bisa berkreasi dengan kedua fitur ini.

Indoor

Foto-foto dengan pencahayaan indoor saya set kamera dengan mode otomatis. Namun kadang mendapatkan contrast yang sangat tinggi seperti contoh foto martabak telur. Tapi tak perlu khawatir karena ISO bisa disetting hingga 800.

Outdoor

Foto-foto outdoor saya coba pada saat pagi hari (langit), siang hari (dari rooftop), dan saat malam hari. Sayangnya saya belum bisa mendapatkan foto sunset yang pas. Next untuk percobaan selanjutnya akan saya coba untuk memotret sunset dari rooftop. Maklum lah kalau nyari sunset di pantai atau dari atas gunung butuh effort yang cukup besar haahahah.

IMG_20160323_084104

Begini Hasil Video HD 720 pixelnya

3 thoughts on “[Review] Foto dari Smartfren Andromax E2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s