Test Drive KIA Morning, Hello Good Morning!


Filosofi Tiger Nose Karya Peter Schreyer

Ahad, 13 Juli 2014 lalu saya berkesempatan untuk melakukan test drive mobil terbaru dari KIA yakni KIA Morning di Mall Cilandak Town Square, Jakarta Selatan. Mengusung mesin 1000 cc dengan 3 silinder, sepertinya KIA menyasar pasar mobil LCGC dengan rentang harga antara 120 – 130 juta rupiah , meskipun sebetulnya KIA Morning bukan termasuk dalam jajaran mobil LCGC yang mendapatkan pengurangan insentif pajak dari pemerintah. Ketika ditanyakan kepada pihak KIA, mbak Nining yang mendampingi para blogger yang melakukan test drive mengatakan bahwa KIA belum bisa memenuhi standar penggunaan 60 % material lokal pada mobilnya. Karena KIA Morning benar-benar di impor langsung dari Korea Selatan alias CBU (Completely Built Up).

Hal tersebut menjadikan KIA Morning lebih istimewa dibandingkan mobil LCGC sekalipun. Pengerjaan KIA Morning benar-benar terlihat berbeda dan tidak asal-asalan. Semuanya rapih dan memuaskan siapapun yang akan membelinya. Apalagi tampilan eksterior dengan filosofi Tiger Nose membuat KIA Morning tidak jauh berbeda dengan kakaknya KIA Picanto karena memiliki basis yang sama. KIA sepertinya ingin mengikuti jejak Honda Brio dan Honda Brio Satyanya dengan versi murah. Dengan body yang mirip Honda Brio Satya layaknya bukan seperti mobil murah lainnya. Begitu juga sepertinya strategi yang diterapkan oleh KIA dengan KIA Morningnya. Dengan harga relatif lebih terjangkau tampilan sudah seperti KIA Picanto yang menjadi salah satu mobil hatchback favorit di Kota Bandung.

Buritan belakang yang masih cantik dan manis dengan emblem Morning

 

Dari segi eksterior, KIA Morning hanya ada perubahan minor dibandingkan dengan KIA Picanto karenanya menyangkut harga. Misalnya seperti fog lamp, high mount lamp, serta lampu sein yang dipasang di spion tidak terdapat pada KIA Morning. Namun demikian KIA Morning tetap memiliki tampilan yang elegan dengan stylish grile, urban headlamp, stand out rear lamp yang membuat pengemudi lain bisa memosisikan kegesitan KIA Morning, tanpa menghilangkan rear wiper yang trendy yang biasanya dihilangkan pada mobil LCGC.

Specs

 

Dilihat dari spesifikasi yang ditawarkan, KIA Morning memberikan harga yang sepadan. Dengan mesin 1.0 L DOHC dengan Dual CVVT menjadikan KIA Morning lebih irit hingga bisa mencapai 1:17 yang tentu saja disesuaikan dengan kondisi jalan dan perilaku pengemudi. Yang mengejutkan mesin dengan cc kecil seperti KIA Morning ini ternyata cukup responsif dan agresif tapi tetap gesit dengan output tenaga 69 ps pada putaran 6.200 rpm, apalagi saat itu saya melakukan test drive dengan membawa tiga orang penumpang. Berbeda sekali rasanya ketika berada di balik kemudi Toyota Agya.

Mesin 1.0 L DOHC Dual CVVT sangat irit untuk city car

 

Untuk suspensi masih saya belum begitu merasakan dengan baik karena jalur test drive yang dilalui pendek dan beraspal disekitar Mall Citos saja. Dengan Ring 13 ukuran ban 155/70 ada baiknya di upgrade menjadi R14 atau R15 sehingga bisa terlihat lebih berkarakter dari sektor kaki-kaki. Sayangnya memang KIA Morning hanya disematkan velg kaleng tanpa penutup menjadikan tampilan luar menjadi berkurang.

Masih velg kaleng

Kelebihan lain adalah setir KIA Morning sudah bisa disesuaikan karena sudah terdapat tilt steering. Selain itu KIA Morning sudah mengusung teknologi MDPS (Motor Driven Power Steering) yang hanya diberikan pada seri mobil kelas atas seri KIA lainnya. Fungsinya adalah setir akan semakin ringan di putar dalam kecepatan rendah atau dalam keadaan parkir sedangkan dalam kecepatan tinggi setir akan lebih stabil layaknya cruiser mode atau sport mode dalam versi SUV KIA Sportivo.

Interior KIA Morning yang minimalis

KIA Moning sudah dilengkapi dengan MID yang menunjukkan indikator eco driving dan indikator perpindahan gigi. Hal tersebut jelas membuat konsumsi bahan bakar KIA Morning akan semakin efisien. Dari segi tenaga dan eksterior, KIA Morning cukup memberikan kelebihan dibandingkan dengan mobil di kelasnya. Sedangkan penilaian dari segi interior masih ada kekurangan di sana sini.

Pintu belakang tanpa power window masih engkol

Untuk audio KIA Morning hanya dilengkapi dengan single din dengan dual speaker di depan. Namun sudah bisa terintegrasi dengan iPod, USB. Untuk dashboard masih seperti material LCGC yang terlihat seperti mobil murah lainnya. Sedangkan power window hanya untuk dua jendela didepan dan dua jendela di belakang masih menggunakan tuas engkol. Plusnya dibawah kursi depan sudah dilengkapi storage seperti laci yang bisa dibuka untuk menyimpan barang-barang yang tidak terlalu besar.

Leg room standar untuk city car

Untuk urusan performa audio yah lumayan lah untuk menemani kemacetan, tapi KIA Morning sudah memiliki 3 lapis peredam di sektor mesin dan 2 lapis peredam di sisi-sisi pintu sehingga menjadikan kabin lebih senyap. Tentu hal ini menjadi salah satu kelebihan lain yang ditawarkan KIA Morning dibandingkan mobil lain yang sekelas.

Space lumayan untuk bagasi

Kapasitas bagasi cukup lega untuk ukuran hatchback yang diklaim bisa muat sampai dengan tiga buah galon botol air mineral. Dan kursi belakang jika dilipat tidak bisa rata dengan permukaan. Namun menurut Nining pihak KIA yang menemani saya mengatakan kursi belakang masih bisa dilipat kedepan jika membutuhkan space lebih lega ketika membawa barang di belakang. Untuk ban cadangan berada di bawah bagasi belakang tapi masih didalam kabin dengan kelengkapan kunci dongkrak bahkan ada tas P3K yang amat jarang disediakan bila membeli mobil lainnya.

Dongkrak dan kunci tersusun rapi jali

Untuk pengaturan AC ternyata KIA Morning sudah menerapkan standar EROPA sehingga bukan pendingin udara saja yang disediakan tapi juga KIA Morning bisa menghangatkan kabin ketika dibutuhkan terutama saat mudik ke kampung halaman dengan udara yang dingin. Memang dari perancangan KIA Morning lebih banyak didesain melalui pendekatan mobil-mobil dengan standar Eropa terlebih dengan keunggulan desain-desainnya kini yang tak kalah dengan mobil lainnya.

 

Rute Test Drive yang terlalu pendek

Kesimpulan

Dari segi penampilan KIA Morning memberikan kesan yang berbeda, sedangkan dari sektor mesin KIA Morning menjanjikan jaminan hingga 5 tahun dengan tenaga yang menjanjikan pula. Kekurangan hanya pada sektor interior yang masih terkesan seperti mobil murah dengan pengurangan beberapa fitur sebagai penyesuaian harga. Namun demikian bagi first buyer, KIA Morning cukup menjanjikan karena mengusung beberapa teknologi yang tidak bisa didapatkan dari mobil LCGC meskipun harganya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan mobil murah. Sebagai mobil CBU, KIA Morning merupakan pilihan mobil low-end yang berkualitas.

Sponsor Piala Dunia 2014
Suasana Atrium Citos Mall, Cilandak, Jakarta Selatan
Spion tanpa sein, simple.
Lampu Urban
DP ringan dengan angsuran ringan
Eco driving ON
AC Standard Eropa (Hot and Cool) dgn storage dua botol minum dibawahnya
Selfie bersama blogger lain dan perwakilan dari KIA, Mbak Nining
Team Blogger Reporter yang melakukan test drive KIA Morning
Levitasi bareng Fulleco, Maskot Piala Dunia 2014 Brazil.

Semoga di event mendatang KIA Indonesia bisa memberikan kesempatan untuk blogger melakukan test drive dengan jalur dan track yang lebih menantang agar bisa mengeskplorasi lebih dalam kecanggihan dan performa mobil-mobil KIA terbaru.

Salam Hangat

@DzulfikarAlala

6 thoughts on “Test Drive KIA Morning, Hello Good Morning!

    1. free pass asal punya SIM A aja kok win🙂 makanya gw test drive sampe 4 mobil sekaligus hehehe. Maksudnya biar dpt door prize lbh banyak ihihihih #pencarigratisan

      1. pengen ikut, tp masih bingung izinnya win heheh maklum lah klo sampe 10 hari ninggalin sekolah piye? hahaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s