Review ZTE Nubia Z5S Mini, Galaxy Killer!


ZTE di Indonesia bukanlah pemain baru. Perusahaan yang bergerak di bidang cerier network dan terminal ini bermarkas di Tiongkok. Didirikan tahun 1985 dengan total karyawan 60.000 orang di seluruh dunia. ZTE telah lama bekerja sama dengan perusahaan lokal Indonesia seperti Telkomsel, Indosat, XL dan Smartfren. Mulai dari penyediaan jaringan hingga penyediaan handset. Namun, akan wajar jika warga Indonesia kurang familiar dengan handset ZTE meskipun dulu sempat muncul melalui handset CDMA. Sementara saat ini ZTE lebih dikenal dengan modem mobile wifi seperti Bolt dan modem lainnya.

ZTE memiliki produk smartphone sebagai pemain kedua terbesar di Tiongkok setelah Huawei. Di Amerika ZTE merupakan nomor dua top pemain smartphone, sedangkan di dunia ZTE masuk dalam lima top setelah Samsung, Nokia, Apple dan LG pada tahun 2013.

Dengan prestasi gobal dan pengalaman tersebut, ZTE akhirnya memasuki pasar Indonesia dengan membawa tiga buah handset unggulan mulai dari level high-end hingga entry-level dengan harga yang jauh lebih terjangkau. ZTE handset sendiri sudah menjadi perusahaan independen dan terpisah dari ZTE Coorporation. Hingga tahun 2013 ZTE sudah menelurkan 7984 paten di Tiongkok dan 3234 paten Internasional, hal tersebut tentu saja membuktikan bahwa ZTE melakukan riset dan inovasi terus menerus.

Dengan tagline friendly, fresh, simple, thoughtful user interface, ZTE berharap mendapatkan respon positif dari pasar Indonesia. ZTE tidak gentar dengan pemain-pemain lama yang telah lebih dahulu memasarkan handset-nya di Indonesia karena memiliki kualitas spesifikasi handset yang kompetitif dengan harga yang lebih terjangkau. Justru inilah yang akan menjadi ancaman bagi perusahaan lain yang telah lama bercokol di Indonesia. Setelah Nokia dan Blackberry yang terdegradasi oleh pasar Android dan Apple, kini ZTE bermain dengan memasarkan tiga buah handset Android sekaligus ke pasar Indonesia mulai Juli 2014.

ZTE membawa seri Nubia, Blade dan Kis ke Indonesia dengan produk unggulannya yakni ZTE Nubia Z5s mini. Meskipun seri Nubia merupakan smartphone premium tapi harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan handset lain dengan spesifikasi yang sama.

Saya sendiri merasa beruntung karena bisa menguji performa ZTE Nubia Z5s mini selama lebih dari satu minggu. Kita lihat bagaimana ZTE Nubia Z5s mini bisa memuaskan rasa penasaran saya dengan tawaran spesifikasinya yang tinggi dengan harga bandrol Rp. 3.999.999.

 Desain

 

ZTE memiliki brand positoning yang memanjakan konsumen dengan teknologinya yakni “Smartphone for everyone”. ZTE berharap teknologi yang diciptakan dan ditemukan dapat dirasakan oleh semua orang dan bukan oleh kaum yang berduit saja. Maka ZTE berkomitmen menghadirkan handset berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau. Salah satunya adalah produk premium ZTE Nubia Z5s mini (model NX403A). Produk ini diklaim lebih ringan dan tipis. Dengan tebal sekitar 7,6 mm dan berat 120 gram, ZTE Nubia Z5s mini akan menjadi pilihan terbaik masyarakat yang mengharapkan smartphone dengan spesifikasi tinggi. Secara sekilas, impressi pertama ketika menggunakan ZTE Nubia Z5s mini memiliki tampilan seperti iPhone 5 namun lebih tipis dan lebih ringan.

Dengan layar yang tidak lebih dari 5 inchi ZTE Nubia Z5s mini sangat nyaman sekali jika dimasukkan kedalam kantong kemeja sekalipun. Apalagi beratnya yang sangat ringan membuat kita merasa tidak terbebani. Bentuk sudut yang membulat membuat ZTE Nubia Z5s mini menjadi lebih manis digenggam. Sayangnya cover belakang tidak mencitrakan smartphone premium. Dari segi desain sangat cantik dan ciamik. Logo lingkaran merah merupakan trademark Nubia di sematkan pada tombol home dan lingkaran kamera. Sedangkan tombol back dan menu mengapit lingkaran merah tombol home dan hanya bisa dilihat jika layar on.

Tombol power disematkan diatas  persis berada diatas lubang kamera. Di sisi sampingnya terdapat lubang audio 3.5 mm. Sedangkan tombol volume tersemat pada sisi kiri atas layaknya model smartphone lain dengan kelir chrome sama dengan tombol power yang membuatnya semakin terlihat elegan.

Untuk membuka casing belakang tidak terlalu sulit karena ada lekukan di bagian kiri bawah sehingga memudahkan untuk membukanya. Slot micro simcard dan micro memory dengan kapasitas maksimal 32 GB, berdampingan dan mudah untuk digunakan. Sedangkan battrey tertutup rapat. Hal ini sebagai jaminan dari ZTE agar konsumen menggunakan part asli sehingga menghindari ponsel meledak seperti yang terjadi pada iPhone yang menggunakan battrey KW.

Huruf Nubia disematkan di cover belakang dengan kelir chrome dan huruf terakhir berwarna merah sebagai trademark Nubia. Kata Nubia sendiri diambil dari nama sebuah daerah di Mesir yang dianggap sebagai sumber kemakmuran. Sama dengan filosofi brand ZTE sendiri.

 

Layar  dan Antarmuka

 

ZTE Nubia Z5s mini sudah mengadopsi teknologi layar IGZO 4.7 inchi resolusi 720 x 1280 px dari Sharp sehingga meghasilkan layar yang lebih terang tapi tetap memikirkan konsumsi batre yang lebih efisien. Meskipun dilengkapi dengan tenaga batre hanya 2000 mAh, namun ZTE Nubia Z5s mini dapat bertahan lebih dari 6 jam jika digunakan non-stop secara online untuk bersosial media atau browsing semata setelah saya gunakan sendiri.

Tingkat kecerahan layar bisa diatur secara manual atau di setting secara otomatis dengan pilihat auto, half 50% kecerahan layar sampai dengan 100% kecerahan layar. Semakin cerah tentu saja akan memakan konsumsi battrey yang lebih banyak.

Dalam kondisi layar terkunci, jika di geser dari kiri akan langsung menunjukkan shortcut pemutar lagu sedangkan jika di geser ke dari kanan akan langsung menuju pada penggunaan kamera belakang.

Antarmuka tidak ada yang istimewa karena hampir sama dengan ponsel android lainnya. Namun, ZTE Nubia Z5s mini sudah disematkan launcher Dragon yang memiliki antarmuka lebih simple. Sedangkan antarmuka default sudah dilengkapi dengan pilihan sliding effect dengan menu pilihan classic, stream, cube, turn, squeeze, cube inside dan stack. Jadi kesan seperti menggunakan iPhone pun sudah bisa didapat dengan mengganti sliding effect tersebut.

Untuk menu home berfungsi hanya menuju pada halaman utama saja. Artinya apps bisa diakses semuanya dalam page diluar. Berbeda dengan Android lainnya yang memiliki sistem di dalam sehingga tombol home berfungsi untuk keluar dari menu. Jika khawatir terlalu banyak apps di dalam layar desktop tingga memfungsikan folder saja layaknya antarmuka yang ada pada iPhone. Lebih ringkas dan manis karena bisa diklasifikasikan sesuai dengan kebutuhan user.

Pada sektor quick setting tinggal menggeser layar dari atas hingga kebawah hingga muncul menu quick setting seperti clear background apps, on/off data, ringrtone, wifi, motion, GPS, Bluetooth, Rotation, Sync, Brightness, Screenshot, Airplane Mode, Power Saving Mode serta Sleep Mode. Semuanya bisa diurutkan sesuai kebutuhan dengan menggunakan menu edit quick setting pada tempat yang sama di menu quick setting paling kanan.

Yang cukup unik dan membuat saya kaget adalah efek layar pecah jika layar di ketuk-ketuk. Tampilannya benar-benar seperti layar yang pecah sehingga bisa mengecoh orang lain yang melihatnya.

Untuk pesan messenger rasanya lebih lengkap dibandingkan dengan Google Hangout karena messenger ZTE Nubia Z5s mini dapat merangkum semua pesan yang terintegrasi dalam satu apps seperti sms, whatsapp dan path sehingga user bisa mengontrol semua instan message dalam satu app saja.

Tools yang biasanya di android lain membutuhkan apps sudah di sedikan dengan ciamik oleh ZTE Nubia Z5s mini seperti tombol flashlight, time manager bahkan pada note yang biasanya hanya terdapat pada Samsung Galaxy Note saja. Menu one key clean juga sangat membantu karena dengan sekali pencet ZTE Nubia Z5s mini akan membersihkan RAM dan menutup semua aplikasu yang berjalan di belakang layar sehingga performa ZTE Nubia Z5s mini akan lebih terasa cepat. Kurang lebih sama seperti menu refresh dalam komputer.

Fasilitas pemutar lagu dan radio nampaknya akan menjadi catatan khusus karena ZTE Nubia Z5s mini tidak menyediakan headset bawaan. Headset dianggap sebagai asessoris dan bukan menjadi kelengkapan utama handset. Hal ini tentu akan menjadi catatan minus pagi konsumen. Tapi setelah saya mencoba menjalankan pemutar lagu, suara speaker belakang cukup mumpuni sebagai teman berbuka puasa.

 

Kamera

 

ZTE Nubia Z5s mini sudah dilengkapi dengan kamera belakang 13 MP (4208×3120), Apeture F2.2 dan kamera depan 5 MP (2592×1944) sehingga memanjakan mereka yang gemar fotografi melalui instagram atau bahkan sekedar melakukan selfie ria karena hasilnya lebih keren terutama dengan fitur selfie beauty. Kamere ZTE Nubia Z5s mini sudah dilengkapi dengan tiga buah menu foto yakni Pro, Fun dan Auto. Masing-masing memiliki keunggulan sehingga setiap orang akan terus kagum dengan fitur yang disajikan oleh ZTE Nubia Z5s mini.

Pengguna ZTE Nubia Z5s mini akan dimanjakan dengan fitur-fitur menarik di dalamnya. Untuk pengguna professional setting kamera sudah langsung bisa melakukan setting auto focus dan metering hanya dengan menggerakkan kotak hijau (auto focus) dan lingkaran bergaris seperti jam (metering) yang dapat menyetel tingkat kecerahan hasilnya nanti. Jadi, meskipun dalam kondisi ruangan yang minim cahaya matahari, kamera dapat di setting untuk mencari tingkat kecerahan yang maksimal menggunakan fitur metering.  Sementara menu manual lainnya hampir sama dengan ponsel android lainnya sepeti setting ukuran gambar, white balace, ISO hingga 1600, Exposure, Grid hingga 9, night mode, face detection, hingga pilihan store location.

Namun ada yang unik dari fasilitas kamera pro ini. Jika kita mengaktifkan gradienter, jika ponsel di posisikan dalam kondisi tidur makan gradienter akan berfungsi sebagai kompas untuk menunjukkan arah mana Utara, Selatan, Timur dan Barat. Tentu akan sangat berguna bagi para hiker, traveler dan pengguna muslim yang membutuhkan arah kiblat. Jangan lupa bahwa ZTE Nubia Z5s mini sudah dapat menangkap gambar dengan mode HDR dan video berkualitas HD.

Yang menarik adalah menu Kamera Fun yang memberikan beragam fitur mulai dari Panoramic, Interval yang dapat memotret sesuai dengan waktu yang dibutuhkan, Multi yang dapat menggabungkan 2 gambar hingga lebih, Object yang memberikan kesempatan bagi kita untuk menghapus objek yang tidak sengaja masuk dalam frame kamera, Trajecto yang dapat mengambil foto objek bergerak sehingga bisa menjadi banyak objek dalam satu frame dan video yang dapat menggabungkan gambar-gambar yang diambil menjadi sebuah video. Secara khusus fitur Fun – Spesial dapat memberikan kesan tersendiri seolah memiliki apps Instagram dengan ragam filter yang berbeda. Bedanya hasil foto sudah bisa diketahui sebelum di jepret. Dan khusus fitur Fish Eye yang tidak membutuhkan asesoris tambahan seperi lensa cembung lagi. Dan ada juga fitur minature yang biasanya kita dapatkan menggunakan apps camera 360. Semua sudah disediakan oleh fitur-fitur lengkap ZTE Nubia Z5s mini. Bagi user tentu keunggulan ZTE Nubia Z5s mini adalah dalam kamera dan fitur-fitur yang tersemat didalamnya.

Ternyata tidak sampai disitu, kamera depan ZTE Nubia Z5s mini memiliki pengolah foto dengan mode beauty. Mode ini akan membuat objek semakin cantik karena hasilnya membuat mata lebih terbuka dan kulit lebih terlihat halus, serta pori-pori hidung lebih terlihat sempit. Fitur ini jelas menjadi keunggulan yang ditawarkan bagi para wanita yang gemar melakukan selfie.

 

Hasil Foto Kamera ZTE Nubia Z5s mini

 

Prosessor dan Benchmarking

Spesifikasi ZTE Nubia Z5s mini boleh dibilang cukup memanjakan mereka yang gemar bermain game. Dengan prosesor Quad-core 1.7 GHz Krait 300 dengan chipset Qualcomm APQ8064 Snapdragon 600 membuat game 3D seperti Transformer Age of Extinction dapat dimainkan tanpa hambatan sama sekali terutama karena ZTE Nubia Z5s mini sudah dilengkapi dengan GPU Adreno 320 single-core dari Qualcomm. Dengan RAM 2 GB ZTE Nubia Z5s mini sudah bisa melakukan fungsi multi-tasking dengan sangat smooth. ZTE Nubia Z5s mini sudah dilengkapi dengan sistem Andoid Jelly Bean dan siap di upgrade ke Android Kit Kat.

Saya menguji performa ZTE Nubia Z5s mini dengan tiga tools yakni AnTuTu Benchmark 4, NenaMark2 dan Quadrant Standard, disamping itu saya melakukan konfirmasi spesifikasi ulang menggunakan tool Spec Device. Lalu bagaimana hasilnnya? Berikut bisa dilihat dari screenshot yang disajikan.

Respon Positif Kaskuser

Salah satu forum di Indonesia, Kaskus sudah sejak lama membicarakan keunggulan dan kehandalan ZTE Nubia Z5s mini sejak awal tahun 2014, sayangnya berdasarkan beberapa komentar, harga yang diharapkan akhirnya tidak sesuai dengan ekpektasi para kaskuser. Para kaskuser bahkan membandingkan ZTE Nubia Z5s mini dengan Xiaomi MI3 yang memiliki spesifikasi hampir sama minus slot micro memory card. Jika Xiaomi MI3 yang dikenal sebagai iPhonenya Tiongkok jadi diluncurkan di Indonesia , maka ZTE Nubia Z5s mini akan mendapatkan perlawanan serius. Meskipun begitu ZTE Nubia Z5s mini diyakini mampu menggoyahkan pasar Samsung dan iPhone di Indonesia dengan faktor spesifikasi tinggi namun harga lebih terjangkau tersebut. Namun faktor gengsi tetap tidak akan merebut hati pasar yang sudah kadung menggemari produk Samsung dan iPhone. Hanye mereka yang berorientasi pada spek saja yang tampaknya akan berubah haluan pada smartphone-smartphone asal negeri tirai bambu seperti ZTE Nubia Z5s mini.

Kesimpulan

Dari berbagai fitur dan pengujuan hardware ZTE Nubia Z5s mini sangat cocok untuk para gamer dengan game-game yang membtuhkan grafis tinggi. Namun, dengan layar yang hanya 4.7 inchi memang tampilan akan dirasa kurang maksimal untuk ukuran smartphone. Tetapi, performa multitasking dan sajian antarmuka ZTE Nubia Z5s mini patut diacungi jempol karena tidak mengalami lag sama sekali.

Cover belakang minimalis dan tidak tersedianya headset menjadi catatan tersendiri bagi ZTE Nubia Z5s mini. Dalam kondisi normal ZTE Nubia Z5s mini tidak terasa panas, namun akan terjadi lonjakan suhu hingga 40 derajat jika memainkan game dengan grafis tinggi sehingga ponsel akan terasa sekali panasnya.

Keunggulan ukuran pixel kamera belakang dan kamera depan merupakan nilai plus bagi ZTE Nubia Z5s mini. Juga ditambah dengan fitur-fitur kamera menjadikan ZTE Nubia Z5s mini merupakan pilihan yang tak perlu dipikir ulang. Belum lagi spesifikasi tinggi yang ditawarkan ZTE Nubia Z5s mini tentu lebih menggoda karena ditawarkan dengan harga yang tejangkau jika dibandingkan dengan ponsel sejenis secara head-to-head. Beberapa ponsel dengan sepesifikasi sama yang diperkirakan akan tergerus oleh ZTE Nubia Z5s mini  seperti yang didiskusikan dalam forum kaskus adalah Samsung Galaxy S4, HTC One, HTC One Max hingga LG Optimus G Pro. Tentu konsumen lebih diungtungkan karena ZTE Nubia Z5s mini lebih terjangkau sesuai dengan filosofi ZTE yang menyebutkan bahwa “Smartphone for everyone”.

 

Spesifikasi ZTE Nubia Z5s mini

GENERAL : 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network : HSDPA
4G Network : LTE (market dependent)
SIM : Yes
Announced : 2013, November
Status : Available. Released 2013, December
BODY Dimensions : 134.8 x 65.8 x 7.6 mm (5.31 x 2.59 x 0.30 in)
Weight : 120 g (4.23 oz)
DISPLAY Type : IGZO capacitive touchscreen, 16M colors
Size : 720 x 1280 pixels, 4.7 inches (~312 ppi pixel density)
Multitouch : Yes
SOUND Alert types : Vibration; MP3, WAV ringtones
Loudspeaker : Yes
3.5mm jack : Yes
MEMORY Card slot : microSD, up to 32 GB
Internal : 16 GB, 2 GB RAM
DATA GPRS : Yes
EDGE : Yes
Speed : HSDPA, HSUPA, LTE
WLAN : Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot
Bluetooth : Yes, v4.0 with A2DP
USB : Yes, microUSB v2.0
CAMERA Primary : 13 MP, 4128 x 3096 pixels, autofocus, LED flash
Features : Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR
Video : Yes, 1080p@30fps
Secondary : Yes, 5 MP
FEATURES OS : Android OS, v4.2.2 (Jelly Bean)
Chipset : Qualcomm APQ8064 Snapdragon 600
CPU : Quad-core 1.7 GHz Krait 300
GPU : Adreno 320
Sensors : Accelerometer, gyro, proximity, compass
Messaging : SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
Browser : HTML5
GPS : Yes, with A-GPS support and GLONASS
Java : Yes, via Java MIDP emulator
Colors : White, Green, Pink, Yellow, Blue
– SNS integration
– Active noise cancellation with dedicated mic
– MP4/H.264/H.263 player
– MP3/WAV/eAAC+ player
– Google Search, Maps, Gmail
– YouTube, Google Talk
– Organizer
– Document viewer
– Photo viewer/editor
– Voice memo/dial
– Predictive text input
BATTERY : Li-Ion 2000 mAh battery

10 thoughts on “Review ZTE Nubia Z5S Mini, Galaxy Killer!

  1. hi.. saya juga pengguna zte nubia z5s mini ini.. baru beberapa hari saya beli dan performa cukup baik kecuali bahwa hp cepat panas untuk bermain game. Saya ingin sedikit bertanya.. bagaimana cara untuk menyalakan notifikasi di hp ini ya? karena ada banyak notifikasi untuk whatsapp, line dan aplikasi sejenis tapi di home screen notifikasi itu tidak muncul (biasanya berbentung angka di kiri atas icon aplikasi). Boleh tolong dibantu bagaimana memunculkannya?

    1. benar, sy juga sudah review bahwa suhu batre cepat meningkat terutama setelah dimainkan dgn game grafis tinggi.

      Untuk notifikasi maaf saya tidak ngulik sampe kesana. yg jelas sdh terintegrasi dgn message jd bentuknya pop out. untuk notifikasi seperti di android lainnya mmg blm sy ulik lbh dalam.

  2. saya masih bingung soal setting lockscreen.
    gimana ya step settingnya biar unlock screen nya cukup ditekan agak lama di tombol unlocknya, jd gak perlu digeser. pingin bisa kayak gitu..
    mohon pencerahannya pak..

    1. wahahah pantes aja saya heran tiba2 traffic tinggi ttg review hape ini

      *Regards,Dzulfikar* *081322929329*

      [image: Dzulfikar Al-A’la on about.me]

      Dzulfikar Al-A’la about.me/dzulfikar

      On Sat, Mar 28, 2015 at 2:56 PM, Creative Learner wrote:

      >

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s