Menjadi Blogger Adalah Pilihan Saya


Boleh dibilang saya terlambat sadar untuk ngeblog. Sejak tahun 2008 saya sudah banyak baca-baca blog-blog orang lain. Sayangnya justru saya malah aktif di Facebook. Hingga pada akhirnya saya nyerah dengan kejenuhan di facebook. You know lah jaman alay facebook banyak banget quiz gak penting yang bisa kita ikutin. Bahkan sampai serempak ikutan Mafia Wars.

Dalam kejenuhan itu saya menemukan oase kehidupan baru. Oase itu bernama Kompasiana. Disitulah saya menemukan kehidupan baru. Saya merasa disitulah rumah saya. Hingga akhirnya saya mengalihkan segala perhatian saya pada Kompasiana.

Sebenarnya jauh sebelum menulis di Kompasiana saya cukup aktif menulis di blog pribadi seperti Multiply dan terakhir adalah Posterous. Tapi setelah ketemu Kompasiana kedua blog itu perlahan mati suri. Namun belakangan saya malah beralih pada tumblr dan wordpress. Bener-bener ngacak yak hehe.

Di Kompasiana itulah saya merasa ada kehidupan. Setiapkali menulis, respon yang didapat begitu cepat. Beda feelnya ketika menulis di blog pribadi yang sepi. Kompasiana itu ibarat kota, sedangkan blog pribadi itu ibarat desa yang sunyi dan sepi.

Syukurlah keduanya tetap saya rawat. Baik di Kompasiana atau di wordpress. Namun, jelas intensitasnya lebih banyak di Kompasiana.

Saya bergabung dengan Kompasiana pada tahun 2010. Itulah masa-masa para guru lain sedang sibuk-sibuknya mengumpulkan protofolio untuk sertifikasi. Sayang memang saya bukan guru yang bertugas di lembaga formal, saat itu saya masih menjadi gurubimbel.

Kemudian saya berpikir, dengan segala kerumitan dan sejumlah persyaratan nampaknya saya tidak mungkin ikut sertifikasi. Jadilah saya lebih memilih untuk terus menulis dan menulis di blog.

Hingga akhirnya pada awal 2012 saya mengikuti sebuah lomba blog di Kompasiana. Sayang, percobaan pertama gagal total. Kemudian saya belajar dari kegagalan tersebut dan meneliti lebih lanjut keunggulan tulisan-tulisan para pemenang.

Akhirnya pada momen lomba kedua, saya bisa memenangi sebuah lomba blog yang digelar oleh Kompasiana sebagai juara pertama.

Disitulah saya merasa benar-benar terlahir sebagai seorang blogger. Hasil jerih payah menulis ternyata berbuah sangat manis.

Setelah menjadi juara, ternyata saya merasa harus berbuat lebih baik lagi. Akhirnya saya terus melatih keterampilan menulis dengan menulis di blog dan beberapa kali mengikuti lomba blog.

Bayangkan jika saat itu saya lebih banyak kecewa karena tidak bisa ikut sertifikasi atau masih terjerat facebook, tentu saya tidak akan sebahagia ini menjadi seorang  blogger.

Semakin banyak lomba blog yang bisa saya menangkan. Bahkan lomba blog terakhir, baru saya menangi beberapa bulan lalu.

Saya merasa passion saya adalah menulis. Tanpa bayaran pun saya rela dan tetap bahagia untuk menulis di sebuah blog.

Kini saya hanya bisa mengucap syukur karena banyak keajaiban yang saya dapat setelah menekuni dunia blog. Mulai dari bertemu idola, jalan-jalan gratis, gadget gratis hingga bisa jadi referensi kerja. Kini bahkan saya dapat menginspirasi peserta didik dari berbagai kompetisi blog yang saya menangi. Tak terbayang bisa seperti ini hasilnya.

Bahkan kini Sekolah memercayai saya untuk menjadi pangajar ekskul Jurnalistik dan penanggung jawab konten web serta admin media sosial sekolah. Berkah dari perjalanan ngeblog. Inilah pengganti dana sertifikasi bagi saya. Bahkan kualitas dan kuantitasnya bisa jauh lebih besar.

Saya sadar dengan segala pencapaian ini, saya harus bisa menularkannya pada keluarga, kerabat, sahabat dan anak-anak didik.

Salam hangat
@DzukfikarAlala

Ditulis dalam rangka merayakan hari Blogger Nasional

10 thoughts on “Menjadi Blogger Adalah Pilihan Saya

  1. Kompasiana itu ibarat kota, sedangkan blog pribadi itu ibarat desa yang sunyi dan sepi….
    —> Saya mah kayaknya cocok hidup di desa nan sunyi sepi deh, tapi penduduknya guyub.. jadi saya betah di wepe dari pada di kompasiana🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s