Pentingnya Keberadaan Seorang Office Boy


Pentingnya Kehadiran Office Boy
Saat memasuki kantor kita terbiasa dengan kondisi lingkungan kerja yang bersih. Meja sudah rapi, lantai sudah disapu dan dipel, gelas-gelas kotor sudah siap pakai kembali. Semua bisa begitu karena jasa seorang office boy.

Manakala office boy tidak masuk karena alasan tertentu, rasanya kondisi lingkungan kerja tidak senyaman yang saya sebutkan diatas. Dalam kondisi demikian saya malah berpikir, jangan-jangan inilah cermin sebenarnya diri kami, para penghuni kantor yang sedikit acuh dengan kondisi lingkungan. Jika sudah demikian kita malah baru sadar betapa pentingnya peran seorang office boy.
Untunglah sejak kecil, orang tua saya menanam kan hidup bersih. Mulai dari mencuci piring setiap kali habis makan sampai dengan menyapu dalam dan luar rumah. Awalnya semua saya kerjakan dengan berat hati, maklum lah anak-anak pikirannya masih ingin selalu bermain. Tapi ternyata kini saya memetik manfaatnya.

Kebiasaan hidup bersih terbawa hingga ke lingkungan kerja. Tanpa disuruh saya selalu berusaha proaktif untuk membersihkan kantor, entah itu menyapu lantai bahkan mengepel lantai. Di kantor sebelumnya pun demikian. Saat rekan kerja lain tak mencuci piring mereka setelah makan, saya berusaha mencuci piring mereka. Saya berusaha berempati pada office boy. Pekerjaan mereka tidaklah mudah. Toh office boy lah yang selama ini membantu kita.

Berkat kebiasaan tersebut saya mendapatkan apresiasi dari kepala sekolah. Meskipun sebetulnya saya tidak mengharapkannya, tapi tidak munafik juga saya senang ketika nama saya disebut di hadapan rekan-rekan lainnya. Intinya sih saya ingin memberikan keteladanan agar rekan-rekan lain melakukan hal yang sama. Secara mandiri membersihkan lingkungan kerja minimal dari dirinya sendiri. Misalnya mencuci gelas usai digunakan sendiri. Sehingga ketika orang lain membutuhkan tidak perlu mencuci gelasnya dahulu.

Memang awalnya banyak yang aneh melihat saya bebersih. Para siswa pun kadang mengeryitkan dahi, bagi mereka yang terbiasa di layani asisten rumah tangga, pekerjaan tersebut sudah merupakan tanggung jawab asisten rumah tangga.

Saya tidak khawatir jika ada anggapan miring bahwa saya sedang mencari muka. Yah apapun yang kita kerjaakan tidak sepenuhnya akan direspon positif oleh orang lain. Yang penting saya melakukan apa yang saya senangi tanpa beban. Siapa sih yang tidak senang hidup bersih?

Salam Hangat
Diskusi bareng saya di twitter @DzulfikarAlala

One thought on “Pentingnya Keberadaan Seorang Office Boy

  1. keren lho Mas Dzul mau sampe ngepel lantai kantor..
    sdh jarang orang kantoran mau begini, semuaaa ngandelin OB atau OG…
    begitu juga di kantorku / ruanganku.. air galon habis aja mesti nunggu OB..
    heran deh, cowok segitu banyaknya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s