Tips Menulis dari Johan Penulis Buku Wahyudi #gurarutwc2 @guraruID


jw
Johan Wahyudi (dok.pribadi)

Siapa yang tak kenal sang penulis buku ini. Johan Wahudi merupakan jaminan mutu blogger yang juga kompasianer yang sudah malang melintang di dunia kepenulisan buku-buku pendidikan. Pak Johan Wahyudi berkesempatan memberikan materi tips menulis buku pada sesi ketiga di Teacher Writing Camp 2 yang diselenggarakan oleh IGI di Wisma UNJ Jakarta.

Penulis Buku merupakan benchmark ketika pertama kali masuk ke Kompasiana sehingga sampai saat ini personal brandingnya memang sebagai penulis buku sukses. Beliau memotivasi para pembaca dengan gayanya, meskipun kadang menimbulkan kontroversi dan benci namun jika seseorang sudah mengenalnya lebih dekat, Johan adalah pribadi yang ramah dan gemar bercanda.

Air mukanya memang serius bahkan saat melakukan presentasi pun sangat berapi-api. Terbukti peserta dari Bengkulu pun bisa lebih segar setelah mendengarkan presentasi sang penulis buku.

Johan Wahyudi telah menelurkan 62 buku sampai saat ini. Di usia yang masih sangat produktif Johan Wahyudi telah membuktikan meskipun gaji sering habis setiap tanggal 15 tapi setelah itu dia masih bisa hidup tenang pada hari-hari kedepan berkat royalti dari menulis buku.

Lika-liku telah dialami oleh Johan Wahyudi selama menjadi guru Bahasa Indonesia yang sangat produktif menulis buku. Johan pun cukup menampar kesadaran para guru karena ketika ia bertanya “Siapakah disini guru yang sudah menerbitkan buku?” sayangnya belum ada satupun yang menunjuk tangan.

Meskipun berstatus sebagai PNS, Johan Wahyudi sangat vokal dan berani mengkritisi kebijakan pemerintah dan berani memarahi pejabat setingkat menteri di blog keroyokan Kompasiana. Johan beranggapan bahwa seseorang tidak perlu takut jika merasa benar. Jika merasa bersalah maka seudah seharusnya pula bersikap berani meminta maaf.

Johan pula mengingatkan kebiasaan guru yang kerap kali meminta para murid menulis tapi guru lupa sampai-sampai belum memiliki sebuah produk bernama buku.

Guru Penyuruh, Murid Pesuruh. Paradigma ini harus dirubah agar guru dan murid berkolaborasi menulis buku materi ajar dan materi pengayaan. Begitulah tutur Johan Wahyudi.

Beberapa tips diberikan oleh Johan Wahyudi secara gamblang. Bahkan Johan pun tak segan memaparkan keuntungan meterial dan non materi dari hasil menulis buku.

Keuntungan menulis buku diantaranya;

  1. Menguasai materi
  2. Bertambah wibawa
  3. Menjadi teladan
  4. Mendapatkan penghasilan
  5. Mendapatkan poin untuk keperluan kenaikan pangkat

Tips menulis buku ajar;

  1. Baca buku jajar yang lolos BNSP
  2. Pelajari SI
  3. Buat peta konsep
  4. Kumpulkan materi, dan
  5. Kembangkan

Kelebihan menulis buku teks;

  1. Pembelian banyak
  2. Penghasilan lebih banyak
  3. Mendapatkan poin lebih banyak

Tips menulis buku pengayaan;

  1. Pelajari SI
  2. Temukan kebutuhan
  3. Susun mid set
  4. Kumpulkan bahan
  5. Kembangkan
  6. Diskusi
  7. Tawarkan

Kelebihan buku pengayaan

  1. Umur buku lebih panjang
  2. Materi luas
  3. Syarat ringan

Tips mengejar penerbit

  1. Bergaul dengan para penulis handal
  2. Gunakan internet untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya
  3. IKAPI
  4. Percaya diri untuk mempromosikan diri di sosial media

Itulah ringkasan poin-poin presentasi mengasyikkan dari Johan Penulis Buku Wahyudi yang amat sangat mudah dihubungi melalui facebook maupun blognya di Kompasiana.

Salam Hangat

TWC2 Wisma UNJ Jakarta

One thought on “Tips Menulis dari Johan Penulis Buku Wahyudi #gurarutwc2 @guraruID

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s