Mengajar di Sekolah Buddhis, dimana Saya Salat?


dok.pribadi
illustrasi (dok.pribadi)

Sebuah institusi pendidikan harus menyediakan tempat ibadah, namun jika belum memiliki tempat ibadah, warga sekolah bisa menumpang di wilayah sekitar sekolah yang kebetulan tersedia tempat ibadah. Sekolah dimana saya mengajar adalah sekolah Buddhis Nasional di BSD, Serpong. Sekolah ini memang hampir mayoritas warganya beragama Buddha.

Sebagai seorang muslim tentu saja saya harus melaksanakan salat lima waktu. Lalu dimana saya bisa salat? Alhamdulillah sekolah sangat toleran. Saya bisa salat dimana saja di lingkungan sekolah selama tempat itu suci dan bersih. Bahkan saya sengaja membawa selembar sajadah agar bisa digunakan kapan saja. Sebisa mungkin saya melaksanakan salat sunah dhuha dan fardhu; salat dzhuhur dan salat ashar pada saat disekolah.

Terkadang saya lebih sering salat di ruang guru. Jika kebetulan sedang ramai, saya tidak segan untuk meminta izin pada wakil kepala sekolah untuk menggunakan ruangannya untuk melaksanakan ibadah.

Meskipun mayoritas beragama Buddha, tapi ada juga murid dan guru yang beragama berbeda. Diantaranya Kristen Katolik, Protestan, dan Konghucu. Untuk murid dan guru yang beragama Islam boleh dibilang bisa dihitung dengan jari. Di unit saya hanya ada dua orang yang beragama Islam, selebihnya bercampur antara Kristen, Katolik dan Buddha. Namun, untuk office boy hampir semuanya beragama Islam.

Itulah yang saya rasakan selama hampir satu tahun berada di sekolah Buddhis. Tidak ada kesulitan sama sekali dalam melaksanakan ibadah sebagai seorang muslim. Bahkan ketika saya berkunjung ke sebuah Vihara, saya masih bisa leluasa melaksanakan salat dengan tenang di tempat yang telah disediakan secara khusus. Saya merasakan toleransi yang cukup tinggi diantara sesama murid dan guru. Untuk masalah jadwal pelajaran pun saya dan seorang teman saya diberikan keleluasaan ketika melaksanakan salat Jumat. Lalu dimana saya salat jumat?

Kebetulan sekali sekolah saya bersebelahan dengan Kampus BSI. Di kampus tersebut berdiri sebuah masjid yang cukup besar. Bahkan sudah menjadi masjid yang dijadikan rujukan utama sebagai tempat ibadah di lingkungan sekitar. Karyawan kantor dan beberapa penghuni komplek sekitar pasti melaksanakan salat masjid di masjid BSI ini.

Kalau Jokowi KW1 bilang “Kuliah? di BSI aja!”

Nah kalau saya selau bilang “Salat? ya di Masjid BSI aja :)”

Salam Hangat

@DzulfikarAlala

https://dzulfikaralala.wordpress.com

7 thoughts on “Mengajar di Sekolah Buddhis, dimana Saya Salat?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s