wpid-Screenshot_2013-04-15-11-06-25.png

Pesan SBY Kepada Peserta UN 2013 Melalui Sound Cloud


image
SBY sedang rekaman

Motivasi yang dilakukan presiden SBY kepada para peserta UN 2013 nampaknya patut diacungi jempol. Setelah merambah dunia microblogging twitter kemudian masuk dalam layanan Sound Cloud, jasa penyimpanan suara. Layanan ini kerap kali digunakan juga oleh anak-anak muda untuk menyanyikan kembali lagu-lagu yang tengah hits di masyarakat.

Apa yang dilakukan SBY tentu sudah dipersiapkan dengan matang. Termasuk sisi-sisi yang biasanya luput diperhatikan orang lain. Tapi, sepertinya tampilan SBY di media sosial memang terlalu perfeksionis. Inilah yang menjadikannya berbeda dengan Dahlan Iskan yang serba spontan dan gerak cepat.

Kehati-hatian dan persiapan matang yang dilakukan SBY dan teamnya begitu jeli. Mulai dari avatar hingga bio twitter @SBYudhoyono yang dituding mengekor desain presiden Amerika @BarrackObama. Namun, itu semua justru bisa menjadi antiklimaks karena rakyat twitland cenderung tidak menyukai sesuatu desain melainkan lebih menyukai kelugasan dan ceplas-ceplos para pejabat seperti Dahlan Iskan atau selebtwit Sudjiwotedjo.

image
SBY dibilang alay oleh salah satu akun

Hasilnya SBY sudah menuai beberapa sindiran dan cuitan satire entah itu dari anak-anak muda yang ceplas-ceplos di twitter bahkan para selebtwit yang menjadikan keberadaan akun @SBYudhoyono sebagai dagelan baru dan mainan baru di dunia maya.

Para staff khusus tentu akan kerepotan jika harus memfilter beberapa sindiran atau yang lebih pedas lagi sebuah makian terhadap akun SBY. Meskipun sebenarnya hal ini tidak etis dilakukan oleh rakyat terhadap pemimpinnya. Namun, itulah media sosial. Semuanya gamblang, langsung, dan lugas.

Pesan saya untuk SBY, tidak perlu lah terlalu formal di twitter. Nikmati saja layaknya seperti Anas Urbaningrum yang enjoy melakukan kultwit menyangkut sindiran-sindiran tegasnya kepada SBY. Atau seperti Dahlan Iskan yang berkomunikasi dengan followernya. Inilah yang belum dilakukan SBY. SBY terkesan seperti kaku dan terjebak protokoler negara meski hanya masuk sebuah dunia sosial media. Apapun alasannya tentu SBY dan team “pencitraannya” mempunyai alasan tersendiri sehingga akun @SBYudhoyono masih terbilang kaku di jagat maya.

Jika masih terjebak bahwa pak SBY adalah seorang presiden, maka dijamin pak Presiden tidak akan menikmati twitter layaknya Anas Urbaningrum yang selalu tersenyum puas ketika mengetik tuts-tuts blackberrynya untuk ngetwit dalam rangka melakukan perlawanan dan sindiran-sindiran halus.

Presiden adalah orang biasa yang perlu juga menunjukkan sisi kemanusiannya. Bukan bahasanya yang terlalu diatur sehingga berkomunikasi layaknya di sebuah pertemuan formal dan upacara kenegaraan. Jika demikian tentu SBY akan kembali gagal berkomunikasi dengan rakyatnya meski dalam sebuah media sosial.

Rakyat tidak menyukai kepura-puraan Mr. President. Twitlah sesuka hati anda dan mention-lah sebayak-banyaknya untuk merespon keluhan rakyat yang harus segera di tindak lanjuti. Setelah SMS dan PoBox yang tak jelas juntrungannya jangan sampai akun @SBYudhoyono ini hanya sebagai pencitraan belaka yang tak memilik banyak makna bagi rakyat kecuali hanya sebagai bahan olok-olok belaka.

Welcome to twitland Mr.President. Be Your Self!

Berikut pesan SBY dalam Sound Cloud IstanaRakyat
Pesan SBY untuk semua peserta UN 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s