wpid-20130112_114110.jpg

Setiap Anak Memang Cerdas


image

Bukti bahwa setiap anak itu cerdas mungkin tercermin dari percakapan saya bersama anak saya yang baru berusia dua tahun.

Saat itu ia meminta saya untuk menghidupkan AC. Tapi, karena saat itu masih sore jadi saya pikir belum terlalu perlu untuk menyalakannya. Tapi anak saya justru memaksa agar ACnya segera dinyalakan.
Diam-diam ternyata ketika saya lirik, saklarnya memang sudah dicabut. Hal ini rutin kami lakukan ketika keluar rumah untuk menghindari korsleting listrik terutama disaat cuaca yang selalu hujan terus-menerus.

Tak dinyana ternyata anak saya melihat bahwa saklarnya juga belum terpasang.

”Beb ACnya gak bisa dinyalain kan. Listriknya mati” ujar saya.

”Iya Daddy, tuh harusnya dicolokin tuh yang diatas” sambil menunjuk saklar AC yang belum terpasang.

Dengan malas-malasan kemudian saya pura-pura menjangkau saklar tersebut. Saklarnya memang cukup tinggi. Meskipun saya sudah berdiri saklar tersebut memang belum bisa saya raih.

”Tuh beb, Daddy gak bisa colokinnya. Susah banget. Tinggi loh?” timpal saya.

Sejurus kemudian ternyata dia melirik ke sebuah kursi didepannya. Waduh sepertinya saya bisa membaca gerakan dan makna matanya. Benar saja.

”nih Daddy pake kursi aja. Bisa kok” kata dia dengan meyakinkan.

Walah mati aku. Niatnya mau bohongi anak malah ternyata anaknya lebih pinter. Tapi, saya masih belum kehabisan akal. Setelah dia menyarankan saya untuk menggunakan kursi, akhirnya kursi itu saya raih dan kemudian saya naiki. Kemudian saya pasang saklar AC itu ke stop kontak.

Setelah dicoba olehnya ternyata masih belum nyala juga. Eh dia mengingatkan saya bahwa stop kontaknya belum dinyalakan.

“Daddy itunyah belum di nyalakan. Tolong nyalakan dong” kata dia penuh semangat.

Wah akhirnya dari proses tersebut saya belajar bahwa anak yang sudah pintar jangan pernah dibodoh-bodohi karena kemalasan orang tuanya. Memang melelahkan, memang menjengkelkan, memang membuat boros namun semuanya terkandung proses pencerdasan dengan sendirinya. Oleh karena itu orang tua sangat berperan sekali dalam mencerdaskan anak-anaknya. Jangan pernah sekali-kali membodoh-bodohi anak-anak yang sudah diberikan anugerah kecerdasan.

Salam Hangat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s