wpid-C360_2012-12-04-15-34-45.jpg

Pelatihan Damkar Untuk Guru


image

Kemarin sore (4/12) sekolah kami kedatangan tamu dari dinas pemadam kebakaran kabupaten Tangerang. Bapak pemadam kebakaran memberikan pemahaman dan pelatihan tentang penanggulangan kebakaran. Beberapa guru terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan terutama ketika praktik memadamkan api dilapangan.

image

Dalam memadamkan api ada dua cara; tradisional dan modern. Alat tradisional misalnya karung goni/handuk/selimut yang sudah dibasahi air dan pasir. Pasir ternyata sangat cocok untuk memadamkan api yang menjalar karena bahan bakar yang mudah terbakar seperti thinner, lilin, dan bensin.

Apalagi jika menggunakan tinja manusia atau air got sejatinya kebakaran jenis apapun bisa cepat dipadamkan. Resikonya cuma satu yaitu bau.

Sedangkan alat modern bisa menggunakan alat pemadam berbentuk powder (outdoor) atau berbentuk busa/foam (indoor). Jadi masing-masing memiliki peruntukannya tergantung api yang menyala.

image

image

image

Ketika memadamkan api yang perlu diperhatikan adalah arah angin. Jangan sampai kita berhadapan langsung dengan api. Cara memadamkannya dengan menyergap api dari belakang. Artinya berlawanan dengan arah angin.

image

Cara kerja petugas damkar kerap tidak dimengerti orang awam. Karena biasanya orang awam menilai justru damkar harus memadamkan api yang berkobar. Padahal cara damkar tidak seperti itu. Justru damkar harus memutus aliran api agar tidak menyebar.

Inilah yang kerap terjadi kesalahpahaman di lapangan. Tidak sedikit warga yang asal comot selang damkar dan berusaha memadamkan api sendiri. Bahkan tak jarang petugas damkar dicemooh karena cara memadamkan api yang bertolak belakang dengan cara orang awam berpikir.

Ada tiga segitiga kunci memutus aliran api. Panas, udara/oksigen dan bahan bakar api (cmiiw). Untuk kebakaran seperti disebabkan bahan bakar seperti thinner atau bbm lebih efektif menggunakan pasir. Sedangkan korsleting listrik menggunakan foam/busa. Air mengandung banyak lumpur malah lebih efektif untuk memadamkan api.

image

image

image

Ternyata masih banyaj hal yang perlu dipelajari oleh para guru dalam menanggulangi bencana kebakaran. Intinya ketika bencana itu terjadi para guru tidak boleh panik dan segera mengevakuasi para siswa dengan tenang. Semua harus di latih agar pada saatnya nanti bisa dihindari jatuhnya korban karena bencana kebakaran.

image

Keberadaan tangga jalan sangat dibutuhkan disebuah bangunan bertingkat. Selain untuk fasilitas kaum disable juga dapat digunakan sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Semua alat pemadam harus diletakkan didekat tangga dengan ketinggian antara 1-2 meter. Agar mudah dijangkau.

Terimakasih bapak damkar. Kami akan menghubungi anda di nomor 113 jika kami membutuhkan anda. Anda layak menjadi warga kelas satu sehingga ketika anda lewat semua warga seharusnya sadar bahwa tugas anda sangatlah mulia. Sayangnya orang indonesia banyak yang kepala batu dan bahkan menghalang-halangi laju mobil damkar di jalan.

Salam homat

3 thoughts on “Pelatihan Damkar Untuk Guru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s