kelas kilat #PetisiUN


arnellis

Tadi ada murid di kelas 10 yang bertanya, “Petisi UN apa sih, Miss?”
Akhirnya saya cerita tentang itu dengan semangat walau suara saya sedang serak. Saya minta Ilya, salah seorang murid untuk mencari info tentang Petisi UN di komputer kelas. Proyektor dinyalakan dan satu kelas melihat petisi itu di papan tulis. Saya ceritakan apa yang salah dengan posisi Ujian Nasional. Thami bertanya, reposisi itu apa? Saat ini UN ditempatkan sebagai standar kelulusan. Nah, reposisi bermaksud menempatkan UN sebagai pemetaan kualitas layanan pendidikan di Indonesia.

Tiba-tiba ada murid menyeletuk canda, “Ah, enakan ada UN. Kan gampang, cuma gitu doang, belajar juga cuma sehari aja.” Dengan gemas saya katakan, “Nah, justru itu UN harus dihapus kalau hanya memanjakan anak yang malas belajar begini!” Anak-anak sekelas tertawa serentak. Saya lanjutkan tuduhan saya mengapa UN gampang buat anak sekolah di kota besar. Anak-anak yang terbiasa dengan akses pendidikan mudah dan didukung dengan guru yang…

View original post 143 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s