Tips Mengajar Reading dalam Bahasa Inggris


Memahami wacana boleh dibilang menjadi kendala setiap orang. Terutama anak-anak dalam pembelajaran bahasa. Kebetulan saya mengajar Bahasa Inggris. Tantangannya adalah siswa biasanya sudah menyerah duluan melihat jajaran huruf-huruf yang harus di terjemahkan. Padahal tugasnya bukan menterjemahkan. Cukup hanya membacanya. Jika yang diminta adalah memahaminya maka perlu beberapa kata yang harus diterjemahkan.

Dalam membaca sebetulnya ada beberapa aspek yang dinilai. Seperti belajar baca Al-Quran dimulai dengan makhorijul hurufnya terlebih dahulu. Jika sudah benar pengucapannya dari setiap huruf baru masuk level selanjutnya untuk membaca sebuah kata dari yang paling pendek hingga yang paling panjang. Hingga akhirnya meningkat pada Al-Quran. Semua proses tersebut tidak dilakukan dengan menterjemahkan kata-kata yang dibaca. Aspek yang dinilai adalah pengucapan dengan baik dan benar.

Dalam Bahasa Inggris rata-rata anak-anak tidak belajar dari dasar seperti belajar Iqra. Sehingga masih banyak terkendala dalam pengucapan huruf per huruf. Masih banyak juga yang tertukar dalam mengucapkan huruf A, I dan E. Inilah salah satu kendala yang membuat siswa malu sehingga enggan jika disuruh membaca. Mereka takut salah dan takut ditertawakan teman-teman lainnya.

Untuk mensiasati hal tersebut saya memutar otak dan mencari-cari sumber bagaimana mengajar reading. Salah satunya memang sebagai guru tidak boleh langsung pada inti pelajaran. Sebagian besar guru ketika masuk kelas langsung meminta siswanya membuka halaman buku paket dan menunjuk beberapa diantaranya membaca wacana yang akan dibahas. Hal ini justru menjadikan pelajaran jadi kurang menarik dan membosankan. Karena membaca itu masih sebuah momok bagi siswa. Sulit memang untuk menumbuhkan minat baca, tapi bukan berarti tidak bisa.

Semua harus dilakukan dengan pemanasan. Salah satu pemanasannya adalah dengan membuat cross word puzzle dari kata-kata yang diambil dari wacana yang akan dibahas. Kata-katanya bisa diambil mulai dari kata yang sulit diucapkan hingga kata yang artinya belum familiar dikalangan anak-anak atau artinya cukup sulit. Dengan demikian anak-anak diajak untuk mengeksplorasi kata terlebih dahulu. Otak kanan mereka diaktifkan terlebih dahulu dengan sebuah permainan kata.

Setelah mereka menyelesaikan cross word puzzle-nya kemudian bisa dilanjutkan dengan diskusi kecil mengenai arti hingga pengucapannya. Setelah semua paham dan mengerti dari arti hingga pengucapannya artinya mereka sudah siap untuk masuk ke masalah inti yaitu membaca. Dengan cara ini ternyata cukup efektif. Karena anak-anak yang tadinya malu untuk membaca jadi memiliki percaya diri karena sudah mengetahui baik dari arti beberapa kata maupun pengucapannya.

Selain cross word puzzle bisa juga dengan game atau permainan kata lainnya seperti jumbled letter dan lain sebagainya.

Salam Hangat

https://dzulfikaralala.wordpress.com

Tips Mengajar Reading dalam Bahasa Inggris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s